DPD Golkar Sumut Desak Aparat Penegak Hukum Usut Tuntas Pelaku Kericuhan Saat Musda Berlangsung

topmetro.news, Medan – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Sumatera Utara mendesak aparat penegak hukum (APH) mengusut tuntas kericuhan yang terjadi di luar arena saat berlangsungnya Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sumut, di Hotel JW Marriott Medan, Minggu malam (1/2/2026).

Desakan tersebut disampaikan Ketua Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Sumut Syamsul Qamar, dalam temu pers di Kantor DPD Partai Golkar Sumut, Medan, Selasa (3/2/2026). Ia didampingi Ketua Panitia Musda XI Zulchairi Pahlawan, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut Aswin Parinduri, serta jajaran panitia dan penyelenggara.

Turut hadir Rolel Harahap (Sekretaris Penyelenggara), Rudi Sentari (Wakil Ketua Penyelenggara), Palaceta Subianto (Ketua Organizing Committee/OC), Apri Budi (Koordinator Tim Media), dan Yunie Piliang.

Syamsul Qamar menegaskan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan Musda XI Golkar Sumut berjalan aman, tertib, dan kondusif sesuai mekanisme serta aturan organisasi.
Menurutnya, kericuhan yang terjadi berada di luar forum Musda dan tidak mengganggu jalannya agenda persidangan.

“Kami mendorong APH mengusut tuntas insiden tersebut. Namun perlu ditegaskan, kejadian itu sama sekali tidak mempengaruhi jalannya musda. Seluruh tahapan di dalam ruangan berjalan lancar hingga penutupan,” tegas Syamsul.

Kericuhan terjadi setelah puluhan massa yang mengenakan kaos bertuliskan Golkar Medan terlihat berjaga-jaga di ruas Jalan Putri Hijau hingga Simpang Jalan Perintis Kemerdekaan, kawasan yang berdekatan dengan lokasi musda, setelah terjadi aksi anarkis di luar arena.

Insiden tersebut sempat diwarnai pelemparan batu dan petasan oleh dua kelompok massa, sebelum aparat kepolisian mengamankan lokasi. Situasi dilaporkan berangsur kondusif pada malam hari.

Ketua Panitia Musda XI Zulkhairi Pahlawan menyampaikan, panitia telah menerima informasi bahwa aparat kepolisian akan menindaklanjuti insiden tersebut. Ia juga menegaskan panitia telah mengantongi Surat Tanda Terima (STT) Laporan Kegiatan sebagai bukti sah pelaksanaan musda, sehingga pengamanan kegiatan berada dalam kewenangan aparat terkait.

“Sejak sebelum hingga selama musda berlangsung, situasi di dalam forum aman dan terkendali. Bahkan setelah Andar Amin Harahap ditetapkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Sumut terpilih, suasana tetap kondusif. Ketua DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia juga telah menyampaikan ucapan selamat,” ujarnya.

Zulkhairi menambahkan, Musda XI Golkar Sumut tidak hanya berfokus pada pemilihan ketua, tetapi juga membahas program, rekomendasi, serta arah kebijakan partai ke depan, termasuk pernyataan sikap politik.

Dalam pernyataan sikap tersebut, Golkar Sumut menegaskan dukungan terhadap Visi Indonesia Emas 2045, dukungan kepada Pemerintahan Prabowo-Gibran, serta Pemprov Sumut di bawah kepemimpinan Bobby Nasution dan H Surya BSc.

Golkar Sumut juga menyatakan dukungan terhadap program prioritas pemerintah seperti pendidikan gratis, Universal Health Coverage (UHC), pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan, serta percepatan transformasi digital pelayanan publik.

Musda Berkualitas

Sementara itu, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumut Aswin Parinduri mengapresiasi pelaksanaan Musda XI yang dinilainya berkualitas dan bermartabat. Menurutnya, seluruh tahapan musda berjalan sesuai aturan organisasi tanpa penyimpangan.

“Pemilihan ketua hanya sebagian kecil dari keseluruhan agenda musda. Yang terpenting adalah lahirnya pokok-pokok pikiran dan pandangan politik strategis untuk memperkuat Partai Golkar di Sumatera Utara,” kata Aswin.

Syamsul Qamar juga mengimbau seluruh kader Partai Golkar Sumut untuk menjaga soliditas dan tidak terpancing isu-isu yang berpotensi memecah belah partai pascamusda.

“Saat ini tidak ada lagi perbedaan. Yang ada adalah kewajiban bersama untuk membesarkan Partai Golkar, mengawal pemerintahan, dan mempersiapkan kemenangan politik ke depan,” pungkasnya.

penulis | Erris JN

Related posts

Leave a Comment